Proses Produksi Pakan Ikan Buatan Berbahan Baku Ikan Rucah, Ampas Tahu, Dedak Poles Di POKDAKAN Usaha Mandiri Desa Tangkit Baru
Keywords:
Proses produksi pakan ikan buatan, pakan mandiri, efisiensi produksiAbstract
Proses produksi pakan ikan buatan berbahan baku ikan rucah, ampas tahu, dan dedak dilaksanakan di Pokdakan Usaha Mandiri Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, sebagai bagian dari kegiatan magang yang berlangsung pada 14 Juli hingga 11 November 2025. Kegiatan ini dilakukan untuk memahami secara langsung tahapan produksi pakan mandiri sebagai solusi atas tingginya biaya pakan komersial yang mencapai 60–70% dari total biaya produksi dan berdampak pada terbengkalainya kolam budidaya ikan air tawar. Desa Tangkit Baru memiliki potensi budidaya yang besar didukung lahan luas dan sumber air melimpah, namun masih menghadapi kendala ekonomi. Pokdakan Usaha Mandiri dikelola oleh seorang ketua yang dibantu pengelola dan koordinator lapangan, dengan kegiatan utama meliputi pembenihan, pembesaran ikan, serta produksi pakan mandiri menggunakan mesin pelleting, mesin penggiling ikan rucah, dan fasilitas penyimpanan bahan baku. Proses produksi pakan dimulai dari survei lokasi dan perizinan, pengepresan ampas tahu secara manual menggunakan dongrak, penjemuran ikan rucah dan ampas tahu selama 1–2 hari, penimbangan bahan dengan rasio 2:1:1, pencampuran manual, pencetakan pelet menggunakan mesin vertikal berdiameter 4 mm, pengeringan selama 2–3 hari dengan sinar matahari, pengayakan, serta pengemasan dalam karung 30 kg. Hasil tiga kali pengulangan produksi menunjukkan rata-rata susut bobot sebesar 52,8% akibat penguapan air selama pengeringan. Kendala utama yang dihadapi adalah ketergantungan pada cuaca, sehingga disarankan penggunaan oven pengering untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pakan.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Muaro Jambi, 2018. Produksi Tanaman Sayuran Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Muaro Jambi (kuintal), 2017 dan 2018 - Tabel Statistik - Badan Pusat Statistik Kabupaten Muaro Jambi [WWW Document]. URL https://muarojambikab.bps.go.id/id/st atisticstable/1/MTQwIzE=/muarojambikab. bps.go.id (accessed 1.11.26).
Kurniawan, D.W., 2019. Analisa pengelolaan pakan ikan lele guna efisiensi biaya produksi untuk meningkatkan hasil penjualan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Maarif Hasyim Latif.
Ihsan, M., Priyambodo, B., Muliasari, H., 2020. Pelatihan pembuatan pakan gel berbasis bahan lokal sebagai pakan alternatif budidaya lobster di pulau lombok. Jurnal Pengabdian Masyarakat 16, 1–11.
Suparjo, 2010. Pembuatan pakan ikan lele di kelompok pembudidaya Ikan mina semboja, Desa Pasinggangan. Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat 4.
Nilasari (2026). Pemanfaatan Ampas Tahu Sebagai Pakan Ikan Lele (Clariasbatrachus) Organik. Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi, 4(1), 53–57
Darmawiyanti and Baidhowi, 2015. Potensi dan kadar nutrisi ikan rucah yang didaratkan di pantai ampenan, nusa tenggara barat. Journal Perikanan 13, 971–978. https://doi.org/10.29303/jp.v13i3.718
Gusrina, 2008. Analisis pengaruh suhu pengeringan terhadap mutu organoleptik pundang seluang. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan 13.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alfredo Jonathan Silitonga, Riris Roiska (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercial purposes.
- Adaptation — mixing, changing, and developing materials for any purpose, even commercial ones.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.





